
Temukan caption kata mutiara Islami tentang hutang untuk menagih dan status. Ada beragam kutipan berikut penjelasannya untuk menambah wawasan.
Apakah Anda sedang mencari kumpulan kata mutiara Islam tentang hutang untuk menagih dan status? Kalau iya, Anda dapat menemukan berbagai kutipan sekaligus membaca ulasannya di sini.
Kutipan-kutipan ini tidak hanya untuk mendapatkan pencerahan pribadi saja. Anda juga dapat membagikan ke keluarga atau teman untuk menginspirasi mereka.
Beragam kutipan inspiratif terbaik kami pilihkan khusus untuk Anda. Baik dari pepatah populer, orang terkenal, maupun dari sumber lain.
Caption Kata Bijak Islam tentang Hutang untuk Menagih
Di bawah ini kumpulan kata bijaksana Islami tentang hutang untuk menagih. Dengan ulasannya dalam kehidupan.
1. Harus Dipenuhi
Hai orang-orang yang beriman, penuhi (semua) kontrak. Al-Qur’an 5:1
Utang termasuk kontrak yang harus dipenuhi. Untuk itu, kalau memang meminjam dari orang lain, Anda harus mengembalikan.
Jangan mangkir. Karena kalau sudah mengkhianati kepercayaan orang lain, Anda mungkin tidak akan dipinjami lagi ketika butuh nanti.
2. Tersandera
Jiwa orang beriman tersandera oleh utangnya sampai dia melunasinya.Nabi Muhammad
Ketika berutang, itu sama saja jiwa Anda tersandera. Nah kalau ingin bebas, maka harus segera melunasinya.
Apabila tidak ingin tersandera selamanya, maka tidak boleh menunda pembayaran apalagi sampai tidak mau melunasinya.
3. Rencana untuk Melunasi
Orang yang mengambil pinjaman harus memastikan bahwa dia memiliki rencana yang jelas untuk melunasinya.Anonim
Kalau memang kepepet berutang, maka Anda setidaknya harus memiliki rencana untuk melunasinya.
Karena kalau tidak, bagaimana nanti kalau tidak bisa membayarnya? Paling tidak, harus memiliki jaminan.
4. Riba
Orang yang berutang dan tidak memiliki sarana untuk membayarnya akan dihitung di antara mereka yang melakukan transaksi riba.Anonim
Cobalah resapi kutipan ini baik-baik. Kalau tidak memiliki sarana untuk membayar utang, Anda akan dihitung melakukan riba.
Padahal dalam agama Islam, riba hukumnya adalah haram.
5. Tidak Menunda
Orang yang mengambil pinjaman harus memenuhi kewajibannya dan tidak boleh menunda pembayaran kembali.
Anonim
Utang adalah kewajiban. Maka dari itu, harus segera dibayar.
Kalau sudah ada uangnya, jangan ditunda-tunda. Supaya nanti tidak berat di belakangnya.
Baca Juga:
Kumpulan Kata Mutiara Islami tentang Hutang untuk Sindiran
Berikut adalah caption kata mutiara Islam tentang hutang untuk sindiran. Dan ulasannya untuk inspirasi kehidupan.

1. Budak
Peminjam adalah budak pemberi pinjaman.Anonim
Kutipan yang satu ini dapat dipakai sebagai kalimat sindiran. Ya mungkin agak sedikit kasar.
Akan tetapi, cocok untuk digunakan sindiran bagi orang yang tidak mau membayar utang.
2. Martabat
Martabat seorang pria terletak pada kemampuannya untuk melunasi hutangnya.Umar Ibn Al-Khattab
Seseorang yang bermartabat memang sadar dengan kewajibannya. Salah satunya adalah membayar utang yang dipunya.
Akan tetapi kalau terus mengelak dan tidak mampu membayar, maka martabatnya bisa dipertanyakan.
3. Menghapus Amal
Barangsiapa mampu melunasi utangnya tetapi tidak melakukannya, maka Allah akan menghapus amal baiknya.Anonim
Apabila memang sudah memiliki uang untuk membayar utang, maka segeralah untuk melunasi. Tidak baik jika ditunda-tunda.
Anda tentu tidak mau kalau amal yang selama ini dikumpulkan dihapuskan begitu saja, kan?
4. Kewajiban
Orang yang mengambil pinjaman harus memenuhi kewajibannya kepada pemberi pinjaman, meskipun itu memakan waktu lama.
Anonim
Namanya juga meminjam, tentu saja harus mengembalikan. Kalaupun mungkin mundur dari waktu perjanjian, setidaknya Anda harus bilang kepada yang meminjami.
Bilang alasan kenapa belum bisa mengembalikan, bisa jadi Anda akan dimaklumi.
5. Dengarkan Baik-Baik
Orang yang mengambil pinjaman tidak boleh boros dalam pengeluarannya.Anonim
Biasanya, orang yang meminjam itu memang karena butuh. Akan tetapi, sekarang ini tidak sedikit yang berutang hanya untuk memenuhi gaya hidup yang berfoya-foya.
Yang lebih menjengkelkan adalah ketika waktunya membayar malah mangkir atau tidak bisa dihubungi.
Baca Juga:
Kumpulan Kata Bijak Islami tentang Hutang untuk Status Wa
Berikut ini kumpulan kata bijak Islam tentang hutang untuk status WA. Beserta dengan penjelasannya untuk inspirasi hidup.
1. Hal Pelunasan
Barangsiapa melunasi utangnya tepat pada waktunya, maka seolah-olah dia telah melakukan ibadah yang besar.
Anonim
Kata-kata tersebut bisa menjadi motivasi untuk segera melunasi utang. Kewajiban memang tidak boleh ditunda-tunda.
Apabila melunasi utang dengan tepat waktu, maka dianggal seperti melakukan ibadah besar.
2. Sebuah Nasihat
Jangan lupa bayar utang karena semua dosa diampuni, kecuali utang. Orang yang mati syahid diampuni semua dosanya kecuali hutang.
Anonim
Membayar utang adalah kewajiban yang benar-benar tidak bisa diganggu-gugat.
Seperti kutipan di atas, semua dosa bisa diampuni. Akan tetapi, tidak dengan utang.
3. Wajib Bayar
Utang wajib dibayar, walau tidak ditagih. Meski kamu jatuh miskin, membayar utang itu jauh lebih terhormat dari pada kamu membawa utang dalam kematian.
Anonim
Jika berutang memang seharusnya tau diri. Tidak perlu menunggu pemberi pinjaman untuk menagih terlebih dahulu.
Kalau setelah membayar utang, Anda tidak punya uang ya nanti cari lagi. Yang penting sudah menunaikan kewajiban.
4. Lebih Damai
Hidup sederhana tanpa utang lebih damai daripada kelihatan kaya karena utang.Anonim
Mungkin memang benar apa yang tertulis dalam kata-kata tentang utang di atas. Sebisa mugkin, tidak perlu berutang kalau tidak benar-benar butuh.
Hidup Anda pasti akan lebih damai tanpa pusing memikirkan cicilan tiap bulannya.
5. Pencuri
Siapa saja yang berutang lalu berniat tidak mau melunasinya, maka dia akan bertemu Allah (pada hari kiamat) dalam status sebagai pencuri.HR. Ibnu Majah
Kalau tidak mau dianggap sebagai pencuri di hadapan Allah, maka segera lunasilah utang Anda.
Terlebih lagi, jika sudah ada uangnya. Karena ketika Anda berutang, berarti harus siap untuk membayarnya.
Baca Juga:
Kumpulan Kata Bijak Islam tentang Hutang Pemutus Silaturahmi
Berikut contoh kata-kata bijak Islam tentang hutang pemutus silaturahmi. Serta penjelasannya untuk wawasan hidup.

1. Lunas
Siapa yang meninggalkan utang, ahli warisnya tidak boleh mewarisi sampai lunas.Anonim
Walaupun tidak tahu sampai kapan hidup di dunia ini, sebisa mungkin lunasi semua utang-utang ketika masih hidup.
Jangan sampai merepotkan anak cucu untuk melunasinya. Karena utang adalah kewajiban yang harus segera dibayar.
2. Merisaukan
Berhati-hatilah kamu dalam berutang, sesungguhnya utang itu mendatangkan kerisauan di malam hari dan menyebabkan kehinaan di siang hari.HR. Baihaqi
Setujukah Anda dengan kutipan di atas? Ketika memiliki utang rasanya memang risau dan gelisah.
Maka dari itu apabila memang tidak terlalu butuh, sebisa mungkin tidak perlu berutang.
3. Masih Menghargai
Bayar utang jangan nunggu ditagih karena mungkin yang memberi utang sangat menghargaimu sehingga tidak berani menagih.Anonim
Dewasa ini, banyak sekali kasus hubungan pertemanan putus karena utang. Kalau memang berutang, lebih baik tahu diri.
Bayarlah sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. Tidak perlu menunggu ditagih.
4. Sedih
Di saat nagih utang ke orang lalu bilang tidak ada uang, di situ kadang saya merasa sedih.Anonim
Terkadang, memberi pinjaman kepada orang lain menjadi dilema tersendiri. Pasalnya, banyak orang yang awalnya meminjam dengan janji manis, tapi akhirnya tidak membayarnya.
Maka dari itu, pinjamkan uang hanya pada orang yang benar-benar bisa menepati omongannya.
5. Di Akhirat
Utang itu berat kawan, karena di akhirat nanti tak ada rupiah yang membayarnya.Azalea Husin
Selagi di dunia, selesaikanlah semua kewajiban. Termasuk membayar utang jika punya.
Karena di akhirat nanti, tidak akan ada rupiah yang mampu membayarnya.
Baca Juga:
Caption Kata Bijak Islami tentang Hutang Bermakna Dala
Baca kumpulan kata mutiara Islam tentang hutang yang bermakna dalam. Beserta ulasannya untuk menambah wawasan.
1. Menjadi Keras
Jauhi hutang, karena itu mengurangi pandangan dan membuat hati menjadi keras.Nabi Muhammad
Jika Anda memang tidak terlalu butuh, sebaiknya hindarilah berutang. Salah satu alasannya adalah supaya hidup Anda menjadi lebih tenang.
Selain itu, Anda juga terhindar dari keras hati.
2. Membantu
Jika seseorang mengambil pinjaman dan berniat mengembalikannya, Allah akan membalasnya atas niatnya dan membantunya untuk mengembalikannya.Anonim
Kalau memang mengambil pinjaman, memang harus diniati untuk membayarnya.
Ketika memiliki niat yang baik, Allah pasti akan membantu Anda untuk melunasinya. Maka dari itu, luruskan niat Anda.
3. Bantulah
Jika seseorang meminta nasihat Anda tentang masalah yang berkaitan dengan utang, bantulah dia.Nabi Muhammad
Ketika ada orang yang membutuhkan bantuan, sebisa mungkin bantulah dia.
Mungkin yang Anda lakukan hanya hal sederhana. Akan tetapi, itu akan sangat berarti untuk mereka.
4. Membalas
Jika seseorang meminjamkan uang kepada orang miskin, Allah akan membalas kebaikannya.
Anonim
Umumnya, orang tidak mampu itu terpaksa berutang untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Nah kalau Anda mampu, tidak ada salahnya untuk memberikan pinjaman. Allah pasti nanti akan membalas kebaikan Anda.
5. Dihukum
Orang yang membayar utang mendapat pahala, dan orang yang tidak membayar utang dihukum karenanya.
Anonim
Apabila ingin mendapatkan pahala, maka bayarlah utang Anda. Tidak perlu ditunda-tunda.
Karena orang yang tidak mau membayar, nanti pasti akan mendapatkan hukuman.
Baca Juga: